Kamis, 13 April 2017

Rahasia Masjidil Haram

Rahasia Masjidil Haram- Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi adalah masjid terbesar di dunia. Tidak semua tempat dijelajahi jamaah Indonesia, padahal sudut-sudutnya punya rahasia.

Karena faktor lokasi hotel, seluruh jamaah Indonesia baik umrah atau haji, selalu masuk dari pintu King Fahd Gate dan King Abdul Aziz Gate. Padahal itu baru 2 dari 95 pintu masjid yang ada di sana.

Area yang dilewati jamaah menuju Kabah, ya itu-itu saja. Namun jika ada waktu, cobalah menjelajahi masjid suci ini, ada banyak hal menarik bisa ditemukan di sana.\



1. Tempat Wudhu dekat Ka'bah
Ini anggapan keliru semua jamaah umrah: tempat wudhu Masjidil Haram cuma ada di luar dan itu jauuuuh sekali. Tidak heran, jamaah yang batal wudhu suka cuek berwudhu di keran air minum.

Padahal, ada banyak tempat wudhu di dekat Kabah. Tidak percaya? Kalau Anda berada di dekat Kabah, perhatikan semua tangga besar dan lebar dari lantai 1 untuk turun ke pelataran Kabah. Ada 5 di berbagai arah Kabah.

Nah, di bawah semua tangga besar ini tersembunyi tempat wudhu. Jadi jamaah tidak usah capek-capek pergi ke luar masjid.

2. Tempat Nobar Tutorial Umroh
Enaknya jadi jamaah Indonesia adalah didampingi pembimbing agama saat umrah dan haji. Tapi bagaimana dengan jamaah negara lain yang minoritas atau warga lokal?

Jangan bingung, Masjidil Haram menyediakan tontonan video tutorial umrah. Jamaah bisa nonton bareng video tutorial ini, supaya tahu bagaimana melakukan Tawaf dan Sai dengan benar. Tempat nobar ini ada di dekat pintu Gate 74.

3. Bagi-bagi buku agama gratis
Dapat buku-buku agama gratis? Mau dong! Tidak banyak jamaah Indonesia tahu kalau ada tempat bagi-bagi buku agama gratis di Masjidil Haram. Buku ini terdiri dari panduan umrah dan kumpulan doa-doa.

Enaknya jadi negera muslim terbesar, jamaah Indonesia bisa meminta buku-buku berbahasa Indonesia. Tinggal bilang, "Indonesia!" Petugas akan mengambilkan buku edisi bahasa ibu kita. Tempat pembagian buku ini ada di dekat pintu Gate 74.

4. Panduan Streaming Khutbah Jumat Via Ponsel
Salat Jumat di Masjidil Haram adalah pengalaman tiada dua bagi umat Islam di seluruh dunia. Tapi kalau tidak bisa bahasa Arab, bagaimana memahami khutbahnya?

Jangan khawatir, kamu bisa mendengarkan streaming audio terjemahan khutbah. Modalnya cukup punya ponsel yang aplikasi radio dan tentunya earphone.

Terjemahan khutbah tersedia dalam bahasa Inggris, Prancis, Urdu dan tentunya bahasa Indonesia dong. Informasi panduan audio ini tersedia di dekat pintu Gate 74.

5. Khutbah Jumat dengan bahasa Isyarat
Untuk tuna rungu dan wicara yang berkomunikasi dengan bahasa isyarat, ada spot khusus untuk salat Jumat. Tidak besar, tapi bisa menampung sekitar 10 jamaah. Lokasinya ada di dekat pintu Gate 93.

Saat salat di sini, akan ada petugas yang menerjemahkan khutbah Salat Jumat dengan bahasa isyarat. Wah, sangat membantu nih!

6. "SPBU" Zam-Zam
Seluruh air minum di dalam Masjidil Haram adalah air zam-zam yang sumber airnya ada di bawah tanah Masjidil Haram. Jamaah bisa minum dari ratusan galon yang disebar di seluruh masjid. Galon-galon ini diisi secara berkala dan diantar petugas dengan kereta dorong.

Tapi penasaran nggak sih, zam-zam ini dibawa dari mana? Kalau penasaran, kamu pergi saja ke pintu Gate 93.

Di dekatnya, kamu bisa melihat stasiun pengisian air zam-zam. Petugas mengisi air dengan selang nozel seperti di pom bensin. Air disalurkan dari mesin pendingin, itu sebabnya air zam-zam rasanya seperti air kulkas.

7. Ekskalator ke atap Masjid
Salat di atap Masjidil Haram, bisa kok! Tapi tidak banyak jamaah yang tahu aksesnya.

Padahal, ada eskalator yang mengantar jamaah langsung ke atap Masjidil Haram. Lokasinya ada di dekat pintu Gate 91.

Salat di atap Masjidil Haram terkadang jadi pilihan jamaah -yang tahu letak eksalatornya- untuk salat Isya atau Subuh. Sebab pada siang hari, atap Masjidil Haram panas sekali.

Semoga bermanfaat,.... (Haji plus Umroh)
Read More

Sabtu, 04 Februari 2017

Perbedaan Haji dan Umroh

Perbedaan haji dan umroh sebenarnya ada beberapa hal, namun masih banyak orang yang sulit untuk menjelaskannya ketika ditanyakan tentang hal ini. Sebagai orang Islam, haji adalah sebuah perkara yang diwajibkan, sehingga kita juga harus tahu hal apa saja yang membedakan kedua ibadah ini? Meskipun haji dan umroh sama-sama dilakukan di Baitullah, namun ada perbedaan secara mendasar yang membedakan keduanya. Agar kita lebih jelas dalam memahami antara ibadah haji dan umrah ini, maka Anda harus tahu perbedaan yang ada pada keduanya. Berikut ini perbedaannya.
apa perbedaan haji dan umroh,perbedaan umroh dan naik haji,dengan haji,pengertian haji dan umroh,beda,umrah,

Perbedaan Haji dan Umroh

1. Waktu pelaksanaan
Ibadah haji dan umroh memang sama-sama dilaksanakan di Makkah, namun demikian ibadah haji ini tidak bisa dilakukan sewaktu-waktu. Namun ibadah haji hanya boleh dilakukan di bulan haji yaitu pada tanggal 9 hingga 13 Zulhijah. Sehingga ibadah haji yang dilakukan di luar bulan itu tidak sah dilakukan, atau dengan kata lain haji hanya bisa dilakukan setahun sekali. Sedangkan ibadah umroh bisa dilakukan sewaktu-waktu selain pada tanggal yang dimakruhkan yaitu Arofah pada 9 Dzulhijah, hari nahar tanggal 10 Dzulhijah dan hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12, 13 Dzulhijah.

2. Manasik (tata cara pelaksanaan)
Perbedaan haji dan umroh juga terdapat pada manasik atau tata cara pelaksanaannya. Ibadah haji memiliki tata cara yang lebih banyak dari umrah, sehingga orang yang pernah beribadah haji juga sudah pernah melakukan praktek umrah. Adapun rukun umrah terdiri dari niat, thawaf dan sa’i, tahalul atau memotong rambut. Sedangkan untuk haji semua rukun umrah tersebut di lakukan dan ditambah dengan wuquf di arafah, mabit (menginap) di Mudzalifah dan mina, serta melempar jumroh.



3. Hukum
Ibadah haji memiliki hukum wajib, bagi yang telah mampu melaksanakannya. Mampu dalam arti meliputi banyak hal, yaitu mampu dalam segi materi untuk berangkat dan untuk keluarga yang ditinggalkan, mampu dalam segi fisik, dan kondisi psikologis. Sedangkan untuk umrah, sebagian ulama mengatakan wajib (bagi yang mampu) namun ada juga sebagian yang mengatakan ibadah umrah ini dihukumi sunnah muakad.

Perbedaan haji dan umroh ini bisa menambah pengetahuan kita untuk menjadikan ibadah menjadi lebih ringan dan mudah dalam menjalaninya. Hal yang sangat penting kita perhatikan saat melakukan umrah atau haji di tanah suci adalah bahwa seseorang yang melakukan perjalanan ini diluruskan niatnya untuk beribadah, dan bukan untuk berbelanja.

Meskipun kita bisa berbelanja banyak barang disana, namun sebaiknya belanja ini dilakukan sekedarnya saja. Predikat haji akan diberikan untuk mereka yang telah menunaikan ibadah haji, sedang untuk mereka yang melakukan ibadah umrah tidak akan mendapatkan predikat ini. Namun demikian, dengan pengetahuan yang benar maka kita tidak akan marah ketika kembali dari tanah suci dan orang tidak menambahkan predikat haji untuk kita. Hal ini juga merupakan salah satu perbedaan haji dan umroh. (Haji)
Read More

Perlengkapan Umroh Pria

Perlengkapan umroh pria - Sedang Perlengkapan Umroh untuk Pria adalah sebagai berikut:



PAKAIAN Perlengkapan umroh pria:

1. Kain Ihrom, Pakaian ihram bagi laki-laki adalah 2 lembar kain yang tidak berjahit yang dipakai untuk bagian bawah menutup aurat, dan kain satunya lagi diselendangkan. Warna pakaian ihram disunahkan putih. Anda bisa membawa Minimal dua stel baju Ihrom.

2. Ikat pinggang Ihrom atau yang dikenal dengan sebutan Ihrom belt.

3. Sandal, penggunaan sandal tidak boleh menutup matakaki.

4. Kaos putih. Bisa berupa kaos panjang ataupun pendek putih.

5. Gunting kecil untuk Tahalul. Tahallul secara harfiah artinya dihalalkan, dalam haji dan umrah maksudnya adalah diperbolehkannya jamaah haji dari larangan atau pantangan ihram. Tahallul disimbolkan dengan mencukur minimal 3 helai rambut.

6. Gunting kuku, Penggunaanya sebelum memakai baju ihrom.

7. Minyak Wangi, Begitu pula dengan minyak wangi dipakai sebelum memakai Ihrom.

8. Kain Sarung, Anda bisa membawa 2 lembar sarung sebagai persediaan.

9. Al Quran kecil dan buku doa. Sebagai perlengkapan yang wajib. Selain sebagai panduan dalam pelaksanaan haji, juga sebagai pegangan sehari – hari.

10. Kaca mata hitam. Keadaan yang langsung berkenaan dengan sinar matahari, Anda bisa bawa kacamata hitam. Supaya lebih nyaman dalam melaksanakan ibadah.

11. Sajadah kecil dan tipis. Membawa sajadah yang tipis agar mudah dilipat untuk dimasukkan dalam kantung, untuk sholat pada saat perjalanan dari Miqot ke Makkah dan sholat sehari hari di Masjidil Haram.

12. Kantong sandal dari plastic atau kain untuk menyimpan sandal saat sholat di masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

13. Masker nosk untuk kesehatan pernafasan Anda. Masker ini terbilang sesuai syariat islam. Penggunaanya cukup di lubang hidung tanpa menutupi hidung ataupun bagian mulut. Sehingga bisa Anda gunakan saat melaksanakan haji ataupun umroh dan boleh.

14. Cream pelembab kulit. Usahakan tidak boleh mengandung parfum. Penggunaan cream pelembab agar kulit tidak kering pada saat cuaca ekstrim.

15. Peepis, kantong urine haji untuk kondisi darurat saat antrian toilet di arafah. Disaat bersamaan ingin buang air kecil dan Antri, Anda bisa membawa produk dari kami ini. Dilengkapi dengan tisu, sehingga penggunaannya sah untuk buang air kecil. Air seni berubah jadi jel dalam waktu 9 detik dan bisa menghilangkan bau. Setelah digunakan, harap dibuang pada tong sampah supaya ramah lingkungan.
Read More

Perlengkapan Umroh Wanita

Perlengkapan umroh wanita - Adapun perlengkapan umroh yang sebaiknya dibawa oleh wanita adalah sebagai berikut :

PAKAIAN Perlengkapan umroh wanita:
1. Baju ihram. Siapkan baju ihram sebanyak 2 set. Untuk keperluan yang langsung
dipakai dan sebagai ganti.
2. Baju atasan non ihrom sebanyak 3 buah. Usahakan baju yang panjang (selutut)
dan tidak ketat.
3. Celana panjang sebanyak 3 buah. Agar tidak mudah kotor pilih yang berwarna
gelap dan mudah digulung. Selain itu, usahakan tidak membayang/menerawang.
4. Jaket 1 buah, untuk mengantisipasi angin dan udara dingin, terutama saat
malam hari.
5. Kerudung panjang, 2 buah.
6. Kaos kaki 3 pasang.
7. Pakaian dalam 6 stel.
8. Disposible panties 2 pak. Digunakan untuk meminimalisasi bawaan pakaian dalam
kotor selama perjalanan.
9. Pantyliners 2 pak
10. Disesuaikan dengan kebiasaan masa haid.
11. Tutup kepala ala ninja 1 buah, berguna untuk menghindari angin, udara dingin,
dan nyamuk.
12. Nosk filter hidung.




ALAS KAKI:
1. Sepatu kets tak bertali.
2. Sandal gunung.
3. Sandal jepit.

PERALATAN TIDUR:
1. Pakaian tidur 2-3 stel. Usahakan bukan yang berbentuk daster agar tidak mudah
tersingkap saat tidur. Apalagi jika dalam satu tenda ada jamaah laki-lakinya.
2. Kain panjang 2 lembar, berguna sebagai selimut dan alas tidur.
3. Sarung bantal 2 lembar.

PERALATAN IBADAH :
1. Sajadah tipis 2 buah.
2. Atasan mukena 2 buah.

PERAWATAN TUBUH DAN WAJAH :
1. Pelembap wajah.
2. Tabir surya.
3. Pelembap tubuh.
4. Pelembap bibir.
5. Bedak.
6. Face spray.
7. Sikat gigi ukuran travel.
8. Sabun mandi, usahakan yang mengandung pelembap.
9. Pasta gigi.
10.Tidak boleh bawah alat makeup. (Umroh)
Read More

Jumat, 03 Februari 2017

Perlengkapan Ibadah Umroh

Perlengkapan Ibadah Umroh - Persiapkan perlengkapan ibadah umroh sedini mungkin. Begitu pula dengan uang riyal usahakan menukar uang Riyal sebelum puasa, harga lebih murah yakni berkisar 15% dari harga normal. Karena ketika mendekati musim haji harga akan semakin tinggi.

Perlengkapan Ibadah Umroh

Sesuai pengalaman kami, cobalah untuk menghindari menukar uang riyal di Embarkasi haji. Sebab harga penukaran uang di Embarkasi relatif lebih mahal. Cara atau tips yang lebih baik adalah bertransaksi uang riyal diluar Embarkasi haji.



Sebisa mungkin menukar riyal dengan pecahan kecil. Usahakan untuk minta uang pecahan kecil, seperti pecahan 1, 5, 10, 20, 50 riyal. Ini sangatlah penting agar mempermudah ibadah dan shodaqoh di Arab saudi. Jangan menukarkan uang pecahan besar 100 dan 500 karena sudah disediakan oleh pemerintah melalui pembagian living cost. Selain juga dalam pembelian berbagai kebutuhan atau transaksi di saudi lebih pas, karena masalah bahasa dalam bertransaksi dengan warga saudi.

Bandingkan layanan money changer, survey akan lebih baik bila Anda melakukanya terlebih dahulu. Cobalah dengan menukar uang Riyal di tempat penukaran uang atau bank yang memperbolehkan Jama’ah memilih pecahan sesuai dengan kebutuhannya. Sehingga Anda bisa lebih leluasa dalam menentukan uang pecahan.

Hindari pula menukar uang Rupiah ke Dollar. Mengapa demikian? Sebab kita akan rugi 2 kali transaksi. Sehingga disana kita harus kembali menukarkan ke uang Riyal. Begitu pula dengan membawa uang rupiah, karena kesulitan bahasa saat melakukan transaksi di Arab saudi.

Berikut kami sampaikan bahasan mengenai perlengkapan umroh. Semoga bisa sedikit membantu Anda dalam melaksanakan ibadah umroh. (Umroh)
Read More